Mengusung tema "Merayakan Semesta Karya: Bertumbuh Menjadi Lebih Utuh", soft launching Filosofi Literasi pada Minggu, 18 Oktober 2026 menghadirkan pameran, diskusi buku, dan pertunjukan yang terbuka untuk publik.
PT Sarinah (Persero) menghadirkan Filosofi Literasi pertama di Sarinah, Jakarta, sebuah ruang literasi yang lahir dari perjalanan semesta karya yang bermula dari buku Filosofi Kopi karya Dee Lestari. Soft launching akan digelar pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertajuk "Merayakan Semesta Karya: Bertumbuh Menjadi Lebih Utuh".
Kehadiran Filosofi Literasi sejalan dengan posisi Sarinah sebagai retail-based cultural experienced center. Bagi Sarinah, budaya tidak hanya hadir melalui wastra dan seni pertunjukan tradisional, tetapi juga melalui budaya membaca. Karena itu, Sarinah menyambut hangat hadirnya ruang literasi ini sebagai bagian dari pengalaman budaya yang ditawarkan kepada publik.
Peluncuran ini merangkum tiga momentum dalam satu perayaan: 25 tahun Dee Lestari menulis sejak lahirnya Supernova, 20 tahun buku Filosofi Kopi, serta hadirnya Filosofi Literasi pertama di Sarinah. Perayaan ini juga menjadi momen memperkenalkan tiga buku terbaru Dee Lestari.
Perjalanan Filosofi Kopi berawal dari kumpulan cerita dan prosa. Kisah itu kemudian menjelma menjadi film, serial, dan deretan lagu, hingga tumbuh menjadi kedai kopi di berbagai kota. Kini perjalanan itu kembali ke titik awalnya: sastra.
Filosofi Literasi dirancang sebagai ruang bagi pengunjung untuk membaca, menjelajahi buku, berdiskusi, dan menemukan cerita baru, dari buku ke film, dari kedai kopi ke toko buku.
Rangkaian soft launching dimulai dengan tiga sesi diskusi di area indoor Filosofi Literasi, masing-masing bersama Noura Kids, Bentang Pustaka, Penerbit Buku Kompas dan Pear Press. Malam harinya pukul 19.00–21.00 WIB, area outdoor Filosofi Literasi dan area parkir VIP Sarinah menjadi panggung perayaan, yang menghadirkan penampilan istimewa Dewi “Dee” Lestari dan Allan Sinapati, musisi muda yang memiliki karakter suara khas dan sangat serupa dengan mendiang Glenn Fredly. Combi Filosofi Kopi juga hadir dengan display buku bagi pengunjung, melengkapi kekayaan khazanah literatur yang ditampilkan di area indoor Filosofi Literasi.
Selain itu, pameran perjalanan Filosofi Kopi dari buku, film, kedai kopi, dan akhirnya kembali ke toko buku dalam wujud Filosofi Literasi dapat dinikmati di area indoor dan outdoor Filosofi Literasi pada 18–31 Oktober 2026.
Perayaan ini terwujud melalui kolaborasi Sarinah, Dee Lestari, Bentang Pustaka, Penerbit Buku Kompas, Pear Press, Noura Kids, Artotel, dan tentunya Filosofi Kopi serta Filosofi Literasi.
Kembali ke Article lainnya